Tuesday, November 13, 2007

HUMOR

KEBAL Tetangga saya dirumah baru saja kedatangan temannya dari Irian Jaya, orangnya besar, hitam, keriting dan kata tetangga saya mempunyai ilmu kebal tubuh. Saya sih nggak percaya. Saya katakan pada teman saya, coba buktikan. tapi tetangga saya bilang ilmu itu tidak boleh dipamerkan keorang-orang. Kemudian saya berkenalan dengan temannya tetangga saya. Pernah satu waktu saya melihat dia jalan (telanjang kaki) menginjak paku yang ada. Tetapi dia tetap jalan dengan santainya. Saya kaget. Wah, beneran kebal nih, pikir saya. kemudian keesokan harinya saya melihat dia jalan diatas beling kaca pecahan botol minuman. Wah saya tambah kaget dan penasaran. Saya tanya, eh mas, nggak sakit mas nginjak beling????? Kemudian dengan enteng dia menjawab ,"Ah, tidak". Akhirnya saya percaya bahwa dia kebal. Tapi beberapa hari kemudian saya melihat dia jalan sambil terpincang-pincang. Saya kaget dong, kok orang kebal jalannya pincang. Kemudian saya tanya, "Mas kok jalannya pincang?????" Kemudian dia sambil tersipu malu menjawab "Iya dik, saya barusan nginjek tai disana!" Gelar Untuk mengenal warganya disuatu komplek, pak RT mengumumkan supaya masing-masing rumah memasang papan nama di depan rumah masing-masing. Beberapa warga telah mulai memasang nama, diantaranya tetangga Pak Erizal Syamsir telah memasang papan nama " Jahrizal MBA ". Melihat itu pak Erizal Syamsir yang pekerjaan sehari-harinya adalah supir, Juga memasang papan nama " IR Erizal Syamsir SH ". Kemudian tidak kalah tetangga sebelahnya juga memasang papan nama " Dodi Said MSC ". Karuan saja hal ini menjadi heboh dimasyarakat, karena mereka mengenal sekali pak Erizal Syamsir dan pak Dodi Said yang hanya lulusan SD. Akhirnya kehebohan ini didengar juga oleh pak RT, lalu pak Erizal Syamsir dan pak Dodi Said dipanggil untuk melihat duduk perkaranya. Maka terjadilah diskusi antara pak RT dengan warga yang bikin heboh ini. Pak RT : "Kenapa Pak Erizal Syamsir memasang papan nama menggunakan embel-embel begitu?" Pak Erizal Syamsir : "Apa salah saya pak, tetangga disebelah saya pak Jahrizal memasang MBA, yang berarti Mantan Bos Angkot, sedangkan saya maksudnya Ini Rumah Erizal Syamsir Supir Harian". Pak RT : "Bagaimana dengan pak Dodi Said ?" Pak Dodi Said : "Sedangkan saya maksudnya adalah Dodi Said Mantan Supir Camat" Jatuh Seorang wanita cantik dan sexy terjatuh dari lantai 80 sebuah gedung megah. Untunglah di lantai 70, ada seorang Pria Amerika menangkapnya. Wanita : "Terima kasih anda telah menolong saya." Pria Amerika : "Sama-sama, tapi anda harus membalas budi." Wanita : "Bagaimana caranya ?" Pria Amerika : "Tidurlah denganku." Wanita : "Bajingan kau, TIDAK MAU !!!" Pria Amerika : "Ya sudah kalau nggak mau." Pria Amerika kemudian melepaskannya dan wanita itu kembali terjatuh. Di lantai 50, seorang Pria Prancis berhasil menangkapnya. Wanita : "Terima kasih anda telah menolong saya." Pria Prancis : "Sama-sama, tapi anda harus membalas budi." Wanita : "Bagaimana caranya ?" Pria Prancis : "Tidurlah denganku....." Wanita : "Bangsat kamu, TIDAK MAU !!!" Pria Prancis : "Ya sudah kalau tidak mau." Pria Prancis kemudian melepaskannya dan wanita itu kembali terjatuh. Lantai 45 lewat, lantai 40 lewat, lantai 35 lewat dan tidak ada lagi yang menangkapnya. Si wanita mulai menyesal. Akhirnya dia memutuskan kalau ada lagi pria yang menangkapnya, ia mau diajak tidur bareng. Daripada mati, pikirnya. Akhirnya di lantai 20, seorang Pria Arab menangkapnya. Buru-buru wanita itu berkata: "Terima kasih anda telah menolong saya. Sebagai balas jasa, anda boleh tidur dengan saya." Pria Arab : " Astaghfirullah !!!!!" Lalu Pria Arab itu melepaskannya kembali.

Monday, November 12, 2007

Daftar Link Situs Yang Bermanfaat

from : http://Estawar.wordpress.com/

Sunday, November 11, 2007

WARNA WARNI SENYUMAN

Wajah juga menggambarkan sisi dalam manusia. Orang yang bahagia, gembira wajahnya akan terlihat ceria dan selalu tersenyum, sedangkan yang gundah atau kesal wajahnya akan terlihat muram dan masam. "Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya. Dan dia sangat marah." (QS. An-Nahl : 58). Di wajah terdapat pula indra-indra manusia, seperti telinga, hidung dan lidah. Bahkan akalpun tidak jauh dari wajahnya. Karena itulah wajah dipilih Al-Qur?an dan Sunnah sebagai lambang totalitas manusia. Allah SWT berfirman : "Pada hari yang di waktu itu ada muka yang yang menjadi putih berseri, dan ada pula yang menjadi muka hitam muram." (QS. Ali Imran : 106). Keceriaan di wajah merupakan kejewantahan dari sisi dalam manusia. Ibn Sina, seorang ilmuan muslim, mengemukakan bahwa salah satu sifat orang arif adalah selalu senyum gembira. Karena itulah Rasulullah SAW dilukiskan selalu bersikap bermuka manis dalam menghadapi siapapun. Senyuman Rasulullah SAW mencerminkan indahnya akhlak beliau dalam tindak tanduknya sehari-hari. Manis senyumnya memancarkan keindahan bagai menembus dimensi waktu ribuan tahun dan jarak ribuan kilometer. Itupun akan terus berlanjut hingga kiamat nanti. Sampai sekarang pun kita masih merasakan getar-getar senyuman kasih sayang beliau yang terkandung dalam Al-Qur?an dan As-Sunnah. Itulah kemuliaan beliau terasa sampai saat ini. Senyum adalah salah satu tabiat manusia yang sedikit misterius, yang mempunyai maksud tersirat dan tujuan tertentu. Ada pula yang mengatakan bahwa senyuman adalah sesuatu yang aneh tetapi nyata. Walaupun semua orang punya bibir, namun untuk urusan yang satu ini tidak semua orang mampu untuk melakukannya terlebih ketika seseorang sedang marah, biasanya susah sekali untuk melepaskan diri dari cemberut. Wajah yang semulanya rupawan, kalau sedang marah jadi kelihatan buruk dan menakutkan. Senyuman merupakan satu sifat dan akhlak mulia. Namun tidak jarang senyuman yang dilemparkan menjadi sebuah senjata ampuh untuk memikat seseorang. Banyak sekali orang yang jatuh hati disebabkan oleh sebuah senyuman. Sebagaimana jamaknya suatu budaya, senyuman pun kini mengalami perkembangan. Senyuman menjadi sangat bervariasi dengan nilai dan karakteristiknya masing-masing. Dari warna-warni senyuman itu dapat kita bagi kedalam beberapa macam, diantaranya sebagai berikut : A. Senyuman egois atau sinis, sebuah senyuman yang tidak bersahabat. Senyuman tersebut terbentuk dari perasaan dendam kesumat. Senyuman ini dapat menyebabkan orang yang diberi senyum sakit hati melihatnya. B. Senyum menggoda, sebuah senyuman yang bertujuan untuk menggoda seseorang. Sebuah senyuman yang bisa menjerumuskan orang lain kedalam maksiat. Sebagai contoh senyuman seseorang untuk mengajak lawan jenisnya melakukan maksiat. C. Senyum ketabahan. Sebuah senyuman yang muncul dari orang-orang perkasa dan jantan. Sosok yang mampu menghadapi musibah hidupnya dengan tabah, tanpa kecengengan. Senyuman ini akan dirasakan oleh orang yang dekat dengan Allah. D. Senyum ketegaran, sebuah senyuman yang menghiasi bibir orang-orang yang berwibawa dan mempunyai kekuatan dalam hidupnya. Biasanya mereka pernah melewati sebuah musibah atau cobaan hidup yang berat dan dapat dilalui dengan meraih kesuksesan. Sehingga masalah yang berat sekalipun dapat teratasi jika seseorang mampu dan memiliki senyum seperti ini. E. Senyum ketulusan, sebuah senyuman yang datang dari hati yang paling dalam. Muncul untuk membahagiakan, menghormati, dan memuliakan orang lain. Senyuman ini menunjukkan kondisi paralel antara bibir (lahiriyah) dengan hati (bathiniayah). Sebuah senyuman yang dalam syari?at Islam bernilai ibadah, sebuah sedekah yang mudah dan ringan. Senyuman model ini memang terasa multiguna dalam mengarungi kehidupan. Senyuman ini mampu menambah keakraban dan hubungan dalam berkomunikasi. Baik dalam komunikasi secara langsung maupun dalam media perantara. Entah itu dilakukan terhadap orangtua, teman, atau pihak lain. Dengan kata lain, meski lawan bicara tidak bertemu langsung, getaran senyumnya dapat menggetarkan mata batin kita. Senyum bukan hanya menyangkut urusan bibir saja, tetapi yang utama adalah ingin tidaknya kita membahagiakan orang lain, ingin tidaknya kita membuat keadaan di sekitar kita bercahaya? Rasulullah SAW memberikan perhatian yang luar biasa kepada setiap orang yang bertemu dengannya sehingga orang itu merasa puas. Kenapa hal ini terjadi? Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bila ada orang yang menyapa beliau, beliau menganggap orang tersebut adalah orang yang paling utama di hadapan beliau. Hasilnya ketika beliau berbincang dengan siapapun, maka orang yang diajak berbincang ini senantiasa menjadi curahan perhatian. Tak heran bila cara memandang, cara bersikap ternyata menjadi atribut kemuliaan yang beliau contohkan. Dan hal tersebut tenyata berpengaruh besar terhadap sikap dan perasaan orang yang diajak bicara. Senyum mempunyai segudang manfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Diantara manfaat senyum adalah sebagai berikut : 1. Dari segi penampilan, Senyum dapat memperbaiki penampilan dan menambah daya tarik. Walaupun yang tersenyum adalah kakek-kakek yang ompong dan keriput, namun senyuman tetap menjadikannya lebih baik. Seperti mempunyai makna dan nuansa tersendiri, mungkin lebih manis kesannya, lebih indah dan menyejukkan hati. Dengan senyuman, kita akan lebih dihargai dan disegani. 2. Dari segi kesehatan, orang yang murah senyum biasanya terjaga dari penyakit yang bernama stress. Jantungnya akan berdetak secara normal, sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit ketegangan. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan hidup senang dan ceria membuat tubuh lebih sehat dan awet muda. Menurut pendapat para dokter, untuk menghasilkan sebuah senyuman hanya dibutuhkan 17 otot wajah. Maka dari itu, tidak heran jika sering ditemukan orang dengan usia 50 tahunan punya wajah masih tetap segar, ceria dan sehat. Berbeda dengan orang yang suka marah, hobinya cemberut, atau suka mengomel, biasanya kelihatan lebih tua. Memang tiga aktivitas terakhir membutuhkan 32 otot wajah inilah yang menjadi penyebabnya. 3. Dari segi sosial, senyuman merupakan suatu bentuk keakraban dalam pergaulan masyarakat. Dan ini akan menambah suasana hangat dan indah. Karena memang ketika melihat seseorang yang murah senyum, akan terasa menyenangkan. Senyuman memang sesuatu yang hebat dan dahsyat. Senyuman yang penuh dengan ketenangan akan mampu meluluhkan kemarahan seseorang. Hendaknya kita membiasakan untuk bersikap tenang dan murah senyum dalam bergaul. Bila kita mampu melaksanakan dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW maka permusuhan dan pertengkaran akan dapat ditekan. Hendaknyalah kita menumbuhkan suasana semacam ini. Bukankah dunia akan menjadi indah dengan senyuman dan apa jadinya bila semua orang bermuka masam, dan selalu cemberut...?! Maka tersenyumlah... niscaya dunia akan tersenyum bersama kita...! Wallahu 'Alam.

© free template 3 columns